PERTAPA MISTERIUS HUTAN SEDAYU
Gambar oleh Terri Sharp dari Pixabay

Sebuah pohon besar di sebelah sisi utara Sending Peceren dipercaya sebagai pohon yang ditunggui oleh seorang pertapa sakti dari wilayah timur Pulau Jawa. Sang pertapa adalah seorang perempuan, yang disebutkan mempunyai hajat besar ingin menunggu kemunculan Satria Piningit. Sebelum Satria Piningit muncul, dia bertekad untuk tidak keluar dari pertapaannya.

Pertapa Misterius Hutan Sedayu - Lalu, kenapa tubuh sang pertapa tidak bisa dilihat oleh mata manusia biasa?

Berkali-kali Pak Tambor menyebutkan bahwa di sekitar Hutan Sedayu banyak sekali orang yang bertapa. Mereka datang dari berbagai aliran dab berbagai daerah.

Kalau dilihat dengan mata gaib, di sekitar tempat ini memang banyak yang sedang bertapa", cerita Pak Tambor.

Tentu saja pernyataan ini membuat kami celingukan mencari-cari di mana ada orang yang sedang bertapa seperti yang disebutkan. Pak Tambor agaknya bisa mengerti apa yang dipikirkan kami, Dia pun segera menjelaskan maksud perkataannya.

Menurutnya, jika seseorang yang mendatangi Hutan Sedayu dengan maksud untuk bertapa dan diterima oleh sang mbaurekso, maka dalam semalam tubuhnya akan hilang. Meskipun orang tersebut duduk di bawah pohon atau di atas bebatuan yang ada disekitar sendang, tapi tubuhnya tidak bisa dilihat oleh mata wadag. Mereka seperti di tutupi oleh kekuatan gaib sehingga tak seorangpun dapat melihat keberadaannya.

Menurut Pak Tambor lagi, benar ada seorang perempuan yang bertapa di tempat ini hampir ratusan tahun lamanya. Bahkan sampai sekarang perempuan misterius tersebut masih dalam tapaanya.

Pak Tambor sendiri mengaku mendapatkan kisah ini dari kakeknya, Samadikromo. Pada jaman Samadikromo, sekitar seratusan tahun yang silam, memang ada seorang perempuan yang meminta izin untuk bertapa di tempat ini. Dia bertekad tidak akan berhenti bertapa sebelum Satria Piningit muncul di Bumi Pertiwi. Benarkah? Memang sulit untuk membuktikannya.



2006. Majalah Misteri Edisi 408. Jakarta: Yayasan Sinar Berdiri Jaya.