BUSH SANG RAJA TEROR?
Gambar oleh Dariusz Sankowski dari Pixabay

Rupanya, jauh-jauh hari, seorang peramal besar dari Prancis telah meramal tentang sepak terjang George W. Bush. Dalam salah satu quatrainnya, Nostradamus menyebutkan tentang kata-kata "raja terror yang akan datang". Para ahli kemudian menafsirkan dari nubuat tersebut dengna sosok raja Mongol Genghis Khan, Saddam Husein dan seterusnya. Tapi belakangan berkembang wacana baru, bahwa "raja teror" tersebut adalah Presiden AS George W. Bush. Hal ini dihubungkan dengan sepak terjang Bush dalam beberapa kebijakan militernya yang cenderung agresif dan "hobi" perang, seperti yang terjdi di Irak dan Afganistan beberapa tahun terakhir ini.

Bush Sang Raja Teror? - Dalam pasal ramalam Nostradamus yang lain menyebutkan:
Vn dubieux ne biendra loing du regne La plus grand part le voudra soustenir Vn Capitole ne voundra point qu'il regne Sa grande change ne pourna maintenir.

Dalam kalimat berbahasa Prancis tersebut terdapat kata Dubiex yang berarti Doubtful One, dalam bahasa Inggris atau orang yang ragu-ragu, dalam bahasa Indonesia. Anehnya, nama kecil Bush adalah Dubiya. Jika dikait-kaitkan dengan aksi Bush selama memerintah, dia dianggap sering melakukan tindakan "bodoh". Termasuk kampanyenya berperang dengan terorisme di seluruh dunia. Alih-alih dunia menjadi damai dari aksi terror, malah aksi pemboman terjadi di mana-mana. Bahkan celakanya, hingga hari ini, pasukan perdamaian yang diusung Amerika di Irak, mendapat perlawanan keras dari gerilyawan Irak yang membuat Amerika kehilangan ribuan serdadunya.

Tak jauh berbeda dengan gaya kepemimpinan ayahnya, Bush Junior juga kerap membingungkan dalam kebijakannya. Untuk hari ini, aroma kekerasannya juga telah jauh-jauh hari diintip Nostradamus. Tentang "raja terror" yang muncul menggegerkan dunia, Bush dianggap sebagai sosok yang tepat tentang ramalan itu. Lihat saja bagaimana dia dengan mudah melakukan pembunuhan terhadap penduduk Irak. Juga bagaimana dia "mendukung" Israel ketika menghabisi penduduk Palestina, Beirut dan seterusnya.

Amr Moussa, seorang pejabat dari Liga Arab mengatakan pintu neraka telah terbuka begitu Bush memulai invasi terhadap Irak.

Paling besar Armageddon tampaknya  akan terjadi pada masa kekuasaan George W. Bush. Jika dihubungkan dengan ramalan suku Maya dari daratan Amerika yang mengatakan kiamat akan terjadi pada tahun 2012, tampaknya itu bukan hal mustahil. Perang global sewaktu-waktu akan muncul.

Kalimat Nostradamus berikutnya: "hollow mountains" and "the new city" ditafsirkan sebagai gedung-gedung pencakar langit di kota New York, merupakan target utama dari "musuh-musuh" Amerika. Ingat, peristiwa 1 September yakni pemboman menara World Trade Centre. Di kota besar itu Bush menjalankan agenda-agenda utamanya tentang damai dan perang.

Sebetulnya, seperti apa jati diri Bush yang sebenarnya?

Sebuah dokumen dari kelompok Freemason, organisasi rahasia yang dibentuk untuk internasionalisasi Yahudi, nama George W. Bush disebut sebut sebagai anggota. dengan asumsi bahwa pada saat dia mengambil sumpah sebagai presiden memakai Bibel yang sama, sebagaimana dilakukan oleh presiden Amerika anggota Freemason terdahulu, sepoerti: George Carter, dan yang lainnya. The Masonic Bible adalah kitab kepunyaan St. John Lodge di New York yang secara ritual dipakai untuk mengiringi sumpah para anggota Freemason.

Kabar itu memang masih simpang siur. Belum bisa dibuktikan kesahihannya. Tapi kontroversi menyengkut mistik juga dikenal mewarnai atmosfer politik Bush. Dengan bendera dari partai politik Partai Republik, Bush dan para pendukungnya menggunakan simbol telunjuk dan jari manis teracung. Simbol ini dijadikan icon para pengusung musik aliran keras yang pernah berjaya pada tahun 80-an. Acungan jari tangan ini disebut juga dengan tangan setan. Coba perhatikan dalam setiap musim kampanye Bush, dia dan istrinya selalu menggunakan posisi jari seperti itu. Kenapa Bush begitu senang dengan simbol ini? Apakah ini hanya sebuah kebetulan belaka?

Celakanya lagi, posisi jari itu diasosiasikan dengan bentuk dari tanduk kambing. Kambing dalam bahasa Inggris disebut dengan "goat:, dan secara bunyi bahasa mirip dengan kata "god". Dalam perkumpulan Freemason atau aliran gelap di Barat lainnya, kambing merupakan simbol dari persembahan terhadap kekuatan sesat.

Uniknya lagi, tangan setan itu juga kerap digunakan orang-orang seeprti Silvio Berlusconi (mantan presiden AS), Pangeran William dari Inggris, atau kelompok Band Metallica. Lebih luas lagi, posisi tangan setan itu juga digunakan John Lennon pada album Yellow Submarine, Spiderman dan Stuart Little, tokoh animasi yang sangat digemari anak-anak.

Ramalan Nostradamus masih perlu diuji. "Raja teror" yang turun dari langit sebagaimana dituliskan sang peramal, masih menunggu pembuktian-pembuktian. Masih tersisa beberapa tahun lagi sebelum "kiamat dunia" versi suku Maya akan terjadi. Selama itu ketegangan dunia terus berkecamuk. Kecurigaan terhadap Amerika, Islam, Yahudi terus-menerus menghantui peradaban manusia. Meski Bush terus-menerus berkampanye tentang perdamaian dunia. Tapi kecurigaan terhadap dirinya belum berhenti.

Perang yang sudah terjadi pada masa Bush belum menggenapi ramalan Nostradamus. Akan ada perang leibh besar lagi. Tak seorangpun bisa menduga kapan itu terjadi. Tapi bibit-bibit itu sudah tersemai lewat seorang tokoh bernama Bush. Ataukah tokoh "raja terror" itu akan diteruskan oleh pengganti Bush kemudian?

Kita masih menunggu. Raja teror yang diramalkan itu akan menghasilkan bencana dahsyat. Perang besar (Armageddeon) tak lama akan terjadi sebelum milenium ketiga ini berakhir. Benturan spiritual akan melanda dan menjadi pemicu perang besar itu kini mengintai dari balik kegelapan.

Bush tampaknya tak akan minggat dari Irak atau Babylonia. Mengapa? Sebab Irak menjadi mata rantai dair perang ebsar yang akan terjadi. Ingat, Irak merupakan salah satu dari peradaban Islam yang pernah berjaya. Kemudian, Iran dan Palestian merupakan terget lain yang akan diintip. Negara-negara  ini merupakan basis-basis dari militan muslim yang sangat keras menentang Amerika Serikat dan Yahudi.

George W. Bush berbeda dengan Genghis Khan, atau Hitler yang sempat diramalkan sebagai sosok "raja teror". Perbedaannya jelas pada aksi kejam Bush yang lebih mendunia dan menyinggung berbagai peradaban dan agama. jika Hitler terang-terangan membawa api perang di tangan. Bush membawa kapak perang berbalut bendera putih perdamaian, ini persis yang dituliskan dalam ramalan-ramalan Nostradamus.

Kebijaksanaan sang "raja teror" akan diawali dengan cemooh dari dalam negerinya sendiri. Ingat, Bush dan Partai Republik mulai menuai hasil buruk dalam pemilu AS belum lama berselang. Kemudian kecaman dari internasional juga akan menghantam diirnya. Setiap kali Bush melawat ke berbagai tempat di dunia, dia selalu di demo oleh banyak pihak. Termasuk juga kunjungannya ke Bogor, Indonesia. Berbagai elemen masyarakat menghujani Bush dengan makian.



Primonta, Coki K. 2006. Majalah Misteri Edisi 408. Jakarta: Yayasan Sinar Berdiri Jaya.